SMPN 2 Nusa Penida, SMA N 1 NUSA PENIDA

SMPN 2 Nusa Penida, SMP N 2 NUSA PENIDA, SMP N 2 Nusa Penida, SMP Negeri 2 Nusa Penida.

UNDIKSHA Singaraja melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas lulusannya, salah satunya adalah dengan memberikan pengetahuan bagi para calon guru tentang perkembangan dunia pendidikan modern dengan berbagai inovasi dan kreasinya pada masa ini. Hal ini diharapkan mampu membangun profesionalisme calon guru sehingga dapat mengimbangi pesatnya perkembangan dunia pendidikan. Selain itu, Universitas Pendidikan Ganesha juga merancang program yang berkelanjutan dan berkesinambungan untuk membentuk calon-calon guru yang professional. Para mahasiswa diwajibakan mengikuti program ini yang dimulai dengan Program Pengenalan Lapangan Awal (PPL-Awal), Program Mata Kuliah Micro Teaching, dan Program Pengenalan Lapangan Real (PPL-Real). Melalui lembaga LPPL yang telah dibentuk, Universitas Pendidikan Ganesha menjalankan program ini secara bertahap. PPL-Awal adalah tahap awal bagi para calon pendidik untuk mengenal bagaimana pendidikan itu beserta lingkungannya.

Laporan ini dilatarbelakangi oleh kegiatan PPL-Awal yang dilakukan oleh penulis. PPL-Awal merupakan program pengenalan lapangan lebih awal yang bertujuan untuk mengenalkan siswa pada lingkungan fisik dan non-fisik sekolah, sosial-psikologis sekolah dan proses belajar mengajar di dalam kelas yang harus dipahami dan dialami secara dini sebagai calon guru yang professional.

Laporan ini disusun berdasarkan hasil observasi penulis selama melaksanakan PPL-Awal di SMP Negeri 2 Nusa Penida sebagai syarat untuk mengikuti mata kuliah Micro-Teaching dan PPL-Real.

Adapun Hasil Laporan akhir observasi yang saya lakukan pada tahun 2008 yaitu :
1. Nama sekolah : SMP Negeri 2 Nusa Penida
2. Alamat : Br. Nyuh, Nusa Penida, Klungkung – Bali
3. Status sekolah : Negeri
4. Luas Tanah : 15.000 m
5. Jumlah ruang kelas : 15 ruang kelas
6. Ukuran ruang kelas : 9 x 6 m
7. Bangunan lain yang ada :
a. Ruang Kepala Sekolah : luasnya 10,7325 m
b. Ruang Wakasek : luasnya 27 m
c. Ruang Tata Usaha : luasnya 10,7325 m
d. Ruang Komputer : luanya 54 m
e. Ruang BK : luasnya 54 m
f. Lab. IPA : luasnya 154,5 m
g. Ruang Ketrampilan : luasnya 19,416 m
h. Perpustakaan : luasnya 25,65 m
i. Padmasana : luasnya 9 x 96 m
j. 4 kantin sekolah : luasnya @ 96 m
k. WC putra : luasnya 12 m
l. WC putri : luasnya 12 m
m. WC guru : luasnya 18 m
n. Parkir : luasnya 37,5 m

8. Lapangan Olah Raga

Di SMPN 2 Nusa Penida Terdapat 2 lapangan yaitu lapangan basket dan lapangan upacara. Lapangan basket SMP Negeri 2 Nusa Penida mempunyai luas 39 x 25 m . Untuk berolahraga, lapangan ini bisa digunakan untuk jenis olahraga tennis, voli dan juga sepak bola. Lapangan upacara terdapat di tengah-tengah lingkungan sekolah yang luasnya 50 m x 30 m .

9. Lingkungan Sekolah
a. Jenis bangunan di sekitar sekolah
SMP Negeri 2 Nusa Penida terletak di Desa Banjar Nyuh. SMP Negeri 2 Nusa Penida dikelilingi oleh beberapa bangunan, diantaranya:
• Di sebelah Utara : Pura dan Rumah Penduduk.
• Di sebelah Selatan : Rumah Penduduk.
• Di sebelah Timur : Jalan Raya.
• Di sebelah Barat : Kebun Kelapa.
b. Kondisi lingkungan sekolah secara umum cukup terawat dan terpelihara dengan baik. Kebersihan sekolahpun terjaga dengan baik. Lingkungan sekolah merupakan tempat yang nyaman untuk proses pembelajaran..
10. Denah lingkungan fisik sekolah (terlampir).
11. Ruang kelas
SMP Negeri 2 Nusa Penida memiliki 15 ruang kelas untuk proses belajar mengajar. Sebagai penunjang proses belajar mengajar, di setiap kelas dilengkapi beberapa fasilitas seperti:
a. Papan hitam, sebagai sarana guru memberikan materi
b. Kapur, digunakan untuk menulis di papan.
c. Penghapus papan, digunakan untuk menghapus tulisan di papan.
d. Pelangkiran, sebagai tempat siswa bersembahyang dan menghaturkan canang
e. Jam dinding
f. Jurnal kelas, digunakan sebagai daftar hadir yang diisi oleh guru bidang studi sesuai dengan hari, tanggal dan jam mata pelajaran disertai dengan paraf guru yang bersangkutan
g. Meja dan kursi guru serta meja dan kursi siswa
h. Struktur pengurus kelas, daftar piket untuk setiap harinya dan daftar pelajaran digunakan untuk lebih meningkatkan kewajiban masing-masing siswa
i. Daftar pengurus 6K yang berisi pembagian tugas 6K
j. Papan absen yang digunakan untuk mencatat siswa-siswi yang tidak hadir setiap harinya
k. Bak sampah / keranjang sampah, untuk menampung sampah di kelas
l. Lemari, digunakan untuk menyimpan alat-alat kebersihan seperti: sapu, lap pel, lap kaca, pembersih lantai, pembersih kaca, serok, ember dan lain-lain.
m. Beberapa hiasan kelas seperti: vas bunga, taplak meja, motto-motto pendidikan, gambar pahlawan. Semuanya berfungsi memperindah kelas dan memberikan motivasi belajar siswa
12. Perpustakaan
a. Perpustakaan di SMPN 2 Nusa Penida di kelola oleh petugas yang diangkat dari guru sehingga tidak ada petugas yang khusus menangani perpustakaan tersebut, serta kedudukannya berada dibawah naungan Kepala Sekolah
b. Keadaan buku di pcrpustakaan SMPN 2 Nusa Penida , belum bisa di kelompokan karena belum adanya pengkoordinasan oleh petugas mengingat masih dalam tahap perpindahan gedung selain itu memang belum adanya pengecekan terhadap jumlah buku , sehingga buku-buku belum bisa dimasukkan dalam kelompok mana , tentunya hal ini juga disebabkan pengelolaan terhadap perpustakaan dilaksanakan oleh guru yang merangkap sebagai petugas perpustakaan.
c. Perpustakaan di mamfaatkan para guru dan siswa di dalam PBM seperti : meminjam buku paket , buku penunjang , mencari kutipan , membaca majalah dan Koran
d. Sekolah mengupayakan penambahan buku di lakukan dalam 1 tahun dengan cara mengajukan proposal ke pusat guna meminta bantuan buku paket , sebagain dari sekolah dengan cara membeli sendiri dan dari siswa dalam bentuk karya ilmiah , juga menerima sumbangan dari siswa untuk membeli buku , dan tukar menukar dengan perpustakan daerah .
e. Struktur Organisasi Perpustakaan (terlampir)

SMP Negeri 2 Nusa Penida memiliki perpustakaan yang cukup memadai untuk menunjang proses belajar pembelajaran. Rata-rata pengunjung yang datang ke perpustakaan ini untuk membaca buku, membuat penelitian kecil, meminjam buku, mengisi jam pelajaran kosong. Fasilitas lain yang tersedia adalah meja panjang dan bangku, rak buku, rak majalah, rak katalog, meja sirkulasi, papan pengumuman dan dua ruangan yang berperan dalam pengoperasian perpustakaan ini yaitu, ruang untuk menyimpan sementara buku-buku baru atau ruang processing dan ruang yang digunakan untuk menyimpan buku-buku yang diterima dari perpustakaan daerah.

Pihak pengelola perpustakaan juga melakukan beberapa cara untuk meningkatkan minat baca siswa, seperti pemberian doorprize pada siswa yang meminjam buku paling banyak. Upaya-upaya sekolah untuk menambah buku-buku perpustakaan adalah:

a. Melalui RAPBS
b. Sumbangan dari siswa
c. Sumbangan dari alumni yang diberikan sebagai kenang-kenangan
d. Sumbangan dari Balai Pustaka
e. Sumbangan dari Perpustakaan Daerah

Pihak perpustakaan sekolah sering membantu siswa untuk membeli atau mendapatkan buku tertentu yang tidak terdapat di perpustakaan bahkan sampai memesannya keluar negeri untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka. Hal itu dilakukan melalui panduan komputer/internet di perpustakaan SMP Negeri 2 Nusa Penida.. Di ruang koleksi terdapat rak buku tempat menyimpan majalah-majalah dan buku-buku.

Di ruang utama terdapat meja panjang dan bangku untuk membaca. Sedangkan yang terletak di sebelahnya adalah ruang pustakawan(petugas pengelola perpustakaan). Petugas-petugas itu adalah koordinator perpustakaan serta bagian teknis dan bagian pelayanan. Tugas pokok bagian teknis dan juga bagian pelayanan yaitu:

 Petugas bagian teknis yang bertugas untuk:
• Memberi nomor induk pada setiap penerimaan buku
• Memberi kode buku, sabuk buku dan kartu buku
• Membuat kartu katalog
• Mengklasifikasikan buku di rak sesuai kode
• Memelihara keawetan buku ; memberi sampul buku
• Memperbaiki buku yang rusak
 Petugas bagian pelayanan yang bertugas untuk:
• Membuat kartu anggota baik bagi siswa, guru dan pegawai
• Melayani sirkulasi buku yaitu peminjaman dan pengembalian buku
• Mencatat pinjaman buku di buku sirkulasi
• Mencatat jumlah peminjam, kelas dan jenis buku di buku laporan bulanan
• Memperingati peminjam yang habis tempo peminjamannya atau mengenakan statistik

Jenis harian/majalah jurnal yang terdapat di perpustakaan ini adalah : Koran Bali Post, dan Majalah.

Pemanfaatan perpustakaan dalam proses belajar mengajar sangat baik. Buku-buku paket mata pelajaran koleksi perpustakaan dibagikan merata di setiap kelas untuk dipinjam siswa sehingga siswa tidak perlu membeli buku yang sama (kecuali buku panduan selain buku dari Departemen Pendidikan). Buku-buku itu akan dikembalikan siswa pada akhir tahun/kenaikan kelas. Perpustakaan sekolah selalu dipenuhi siswa pada saat jam istirahat atau jam kosong. Banyak siswa yang mengerjakan tugas di dalam perpustakaan. Para siswa menggunakan buku-buku yang ada di perpustakaan untuk membantu mereka. Banyak juga guru yang sengaja menyuruh muridnya membuat tugas yang berhubungan dengan buku-buku di perpustakaan misalnya membuat resensi buku. Siswa-siswa maupun guru dan pegawai lainnya juga terhibur oleh kehadiran koran atau majalah terbaru. Fasilitas penunjang dalam perpustakaan cukup memadai dan pemanfaatan perpustakaan dapat dikatakan optimal bagi kelancaran belajar mengajar baik bagi siswa maupun guru.

13. SMPN 2 Nusa Penida memiliki ruang laboratorium 1 buah yaitu laboratorium IPA.
a. Laboratorium IPA SMPN 2 Nusa Penida di kelola oleh petugas khusus yang di bentuk oleh guru guru IPA , dimana sekarang dipimpin oleh I Pt Sudina Adnyana. Masing – masmg bidang studi dipimpin oleh seorang pengelola lab sesuai dengan bidang studinya, dimana masing-masing bidang menunjuk seseorang sebagai laboran
b. Fasilitas penunjang yang ada di ruang laboratorium IPA di SMPN 2 Nusa Penida dapat di lihat dari garis dan jumlah alat atau bahan kurang memadai sehingga dalam praktikum hanya bersifat basik misalnya dengan kelompok atau demonstran. sedangkan fasilitas penunjang di lihat dari kepadanan dengan kebutuhan siswa juga masih kurang , karena tidak semua siswa dapat melaksanakan praktikum secara langsung. pengaturan dan pengelolan lab IPA di SMPN 2 Nusa Penida sulit dilakukan karena jam pertemuan antara bidang studi kimia, fisika, dan biologi sering berbenturan sehingga praktikum jarang dilakukan.
c. Situasi nyata pada saat ruang Lab atau praktek dimamfaatkan dalam kegiatan PBM :
Guru hanya menunjukan jenis alat, bahan , yang telah dijelaskan dalam teori, selanjutnya mendemonstrasikan kegiatan praktikum yang di Bantu oleh beberapa orang siswa sedangkan siswa lainnya memperhatikan.
d. Upaya sekolah dalam menambah dan menanggulangi fasilitas yang kurang yaitu dengan membeli dan menerima bantuan dari pemerintah.
e. struktur organisasi di lab . IPA (terlampir).
14. Ruang bimbingan dan konseling( BK )
a. Jumlah tenaga BK yang ada di SMPN 2 Nusa Penida yaitu sebanyak 1 orang. yang secara umum bertugas untuk membimbing anak bermasalah, membantu anak dalam menentukan jurusan, memotivasi anak untuk belajar dan menjaga hubungan antara anak-orang tua-sekolah.
b. Fasilitas barang yang ada di ruang BK yaitu:
– Papan struktur organisasi BK
– Meja 1 buah
– Kursi 1 buah
– Sebuah lemari tempat penyimpanan barang.
– Buku
c. Upaya SMPN 2 Nusa Penida dalam mengatasi fasilitas yang kurang yaitu :
– Bekerja sama dengan BP
– mengajukan permohonan pada kanwil Depdiknas
– mengajukan proposal pada kepala sekolah untuk meminta bantuan fasilitas yang kurang.
15. Ruangan-ruangan lain yang terdapat di SMP Negeri 2 Nusa Penida:
a. Ruang Kepala Sekolah

Ruang kepala sekolah ini merupakan tempat Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Nusa Penida yaitu Bapak Nyoman Lindra melaksanakan tugasnya. Di ruangan inilah bapak kepala sekolah melaksanakan tugas-tugas administrasi, menemui para guru, pegawai dan para siswa yang memiliki kepentingan dengan beliau. Selain itu para tamu juga dijamu di ruangan ini.

Ruangan tersebut dikelilingi rak-rak tempat menyimpan piala-piala prestasi yang telah diraih siswa-siswi maupun para guru dalam berbagai kejuaraan mulai dari tingkat daerah, nasional hingga internasional, baik di bidang akademik maupun non akademik. Di sana juga dipajang beberapa foto yang merupakan foto-foto mantan kepala sekolah yang pernah memimpin sekolah ini. Ruangan ini juga dilengkapi fasilitas-fasilitas yang telah terlampir.

b. Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang wakil kepala sekolah terletak di seberang ruang kepala sekolah. Masing-masing wakil kepala sekolah menempati sebuah meja dan kursi kerja. Di ruangan ini terdapat beberapa unit komputer. Di ruangan ini juga tedapat sejumlah piala hasil prestasi para siswa yang disimpan di rak
c. Ruang Tata Usaha
Ruang Tata Usaha adalah sebuah ruang khusus yang digunakan oleh para pegawai tata usaha untuk berbagai kepentingan SMP Negeri 2 Nusa Penida baik dari kepala sekolah, guru, pegawai maupun siswa. Terdapat 8 pegawai TU. Rak-rak buku diletakkan di pinggir ruangan. Meja dan kursi diatur membentuk beberapa baris. Dan di ujung belakang ruangan terdapat sebuah meja untuk petugas pemungut uang komite sekolah. Tata Usaha dipimpin oleh seorang koordinator yang dibantu oleh pegawai tata usaha lainnya.

Adapun jadwal piket pegawai-pegawai TU antara lain:
No. Nama Hari
1 Ni Nyoman Wiratning
ILYAS, S.IP Senin
2 I Dewa Karta Selasa
3 Ni Md. Sukerti Rabu
4 I Md. Baru Kamis
5 Ni Md. Sukerti Jumat
6 I Md. Baru Sabtu

Ruangan ini juga digunakan sebagai tempat penanganan siswa yang sakit pada waktu di luar PBM berlangsung maupun pada waktu PBM berlangsung.
Disini apabila salah satu ada anak yang sakit maka mereka ( petugas ) akan memberikan pertolongan pertama pada siswa yang sakit, dengan memanfaatkan segala fasilitas yang seadanya dan disini siswa yang sakit akan dirawat hingga mereka akan kembali normal atau sehat. Dan mengenai pendanaan sepenuhnya berasal dari komite sekolah serta dari BP 3 dan sumbangan yang berasal dari kepala sekolah.
d. Ruang Keterampilan.
SMP Negeri 2 Nusa Penida memiliki 2 buah ruang keterampilan. Ruang pertama digunakan sebagai ruang ekstrakurikuler Tari. Ruangan ini dikelola oleh pembina ekstrakurikuler tari
Ruang keterampilan kedua digunakan untuk ekstrakurikuler tabuh ataupun untuk pembelajaran kesenian tabuh. Di dalamnya tersimpan peralatan tabuh seperti Ugal, Gangsa pemada, Gangsa kantil, Kenyur, Jegog, Terompong, Kempul, Kecek, Petuk, Tawa-tawa, Lebur dan Cengceng.
Ruangan ini juga sering digunakan sebagai tempat rapat pembentukan OSIS dan juga digunakan tempat rapat dengan alumni lain.
Pengelolaan OSIS SMPN 2 Nusa Penida dilakukan dengan membentuk rapat kerja tiap tahun dimana rapat ini menghasilkan siapa saja yang berwenang sebagai pembina OSIS dan juga pembentukan panilia sebagai pengurus OSIS , dimana yang menjabat sebagai petugas OSIS yaitu berasal dari kelas I dan kelas II. OSIS dijalankan dengan membentuk program kerja yang disusun berdasarkan kalender akademik serta memperhatikan tata tertib sekolah.
e. Ruang Guru
Ruang guru terletak di Samping ruangan kelas di sebelah ruang Lab IPA. Ruangan ini dipenuhi meja-meja dan kursi-kursi yang diatur membentuk beberapa baris dan terbagi menjadi dua bagian. Di bagian tengah terdapat meja dan kursi tamu. Di bagian pinggir terdapat beberapa almari dan rak buku. Selain itu, di ruangan ini juga terdapat fasilitas lain, seperti televisi, komputer dan alat tulis kantor. Masing-masing guru menempati satu meja dan kursi untuk menyimpan segala alat dan perlengkapan mengajar. Di ruang guru juga terpampang tata tertib guru.
f. Ruang Komputer
Ruangan ini dulu adalah digunakan sebagai tempat penyimpanan buku-buku bekas, namun sekarang sudah direnofasi menjadi ruangan komputer. Adapun struktur organisasi Lab komputer terlampir. Barang-barang yang ada diruangan ini terdapat perlengkapan komputer sebanyak 13 buah, meja, kursi. Struktur organisasi ruangan komputer terlampir.
16. Keadaan guru dan petugas administrasi sekolah :
Guru tetap di SMP Negeri 2 Nusa Penida berjumlah 27 orang, sedangkan guru tidak tetap berjumlah 3 orang dan guru bantu berjumlah 11 orang. Sebagian besar guru-guru telah menyelesaikan pendidikannya hingga Strata 1 (S1) keguruan dan ada juga guru yang telah menyelesaikan pendidikannya hingga Strata 2 (S2), selebihnya memiliki tingkat pendidikan Sarjana Muda. Pembagian tugas guru dan pegawai serta beban mengajar guru dilihat dari jumlah jam, jumlah mata pelajaran yang diasuh, serta tugas lain di luar tugas mengajar yakni sebagai pembina kelas, pembina ekstrakurikuler, pengelola laboratorium terlampir. Beberapa guru mendapat tugas selain mengajar, seperti menjadi wali kelas, Koordinator Laboratorium, dan lain-lain.
17. Keadaan Siswa.
Secara keseluruhan siswa SMPN 2 Nusa Penida berjumlah 857 orang. Berikut jumlah siswa secara rinci :
Siswa kelas VII Putra : 100 orang
Putri : 110 orang
Siswa kelas VIII Putra : 99 orang
Putri : 112 orang
Siswa kelas IX Putra : 99 orang
Putri : 125 orang
Mereka dibagi menjadi 15 kelas dengan pengelompokan sebagai kelas unggulan, pembanding dan reguler. Adapun pembagian tersebut adalah sebagai berikut :
– Kelas VII terbagi menjadi 5 kelas yaitu : kelas A, B, C, D, dan E.
– Kelas VIII terbagi menjadi 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D, dan E.
– Kelas IX terbagi menjadi 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D dan E.
Sistem penerimaan siswa baru dengan menyeleksi lewat NEM yang dikeluarkan oleh Depdiknas berdasarkan daya tampung sekolah yang bersangkutan Dilihat dari latar belakang sosial ekonomi, siswa SMP Negeri 2 Nusa Penida sebagian besar berasal dari keluarga dalam keadaan ekonomi menengah. Rata-rata pekerjaan orang tua siswa adalah sebagai petani, wiraswasta dan pegawai negeri. Apabila dilihat dari segi sosial, sebagian besar siswanya tumbuh dan bersosialisasi di dalam lingkungan keluarga dan masyarakat yang hangat dan harmonis. Lingkungan mereka sangat memberikan dukungan yang baik dalam peningkatan prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan sedikitnya masalah sosial yang timbul yang mengakibatkan penurunan prestasi belajar siswa.

18. Kegiatan Extrakurikuler.
a. kegiatan sekolah dalam mengelola kegiatan ekstra dilihat dari siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut yaitu siswa diwajibkan atau diharuskan pada siswa kelas VII dan kelas VIII untuk mengikuti sedangkan untuk kelas IX diberi kesempatan untuk mengikuti ekstra tapi tidak dipaksakan atau diwajibkan dalam kegiatan ekstra.
b. Sebaran siswa didalam memilih ekstra tidak merata tergantung dari minat dan bakat siswa sehingga jumlah masing–masing pesertanya bervariasi.
c. Kendala yang dihadapi oleh SMP Negeri 2 Nusa Penida dalam menangani kegiatan ekstrakurikuler yaitu masalah dana dan kurangnya tenaga pengajar yang professional selain itu adanya kesadaran siswa akan pentingnya kegialan tersebut.
e. Adapun kegiatan kegiatan extrakurikuler (terlampir)
19. Parahyangan
a. Di SMP Negeri 2 Nusa Penida terdapat 1 buah perahyangan yang terletak di dekat lapangan basket tepatnya disebelah utara.
b. Perahyangan dimanfaatkan oleh sekolah dalam rangka mewujudkan rasa keimanan dan ketaqwaan seluruh komponen sekolah dengan melakukan persembahyangan bersama setiap hari dan pada hari – hari tertentu seperti hari Saraswati.
. Tidak sedikit siswa yang menghaturkan canang di Parahyangan. Begitu juga dengan para pegawai. Selain keseharian, para siswa dan seluruh pegawai sekolah mengadakan persembahyangan bersama di Parahyangan setiap hari raya besar Hindu. Parahyangan dikelola oleh seorang pengempon yaitu Ibu Desak Anggreni. Kegiatan di Parhyangan mendapat dana dari dana punia dan sumbangan real para guru.
20. Kantin
Kantin SMP Negeri 2 Nusa Penida merupakan sebuah bangunan yang terdiri dari 4 Kantin, dengan teras yang dilindungi atap sebagai tempat meja-meja dan kursi-kursi panjang. Para pedagang di kantin ini adalah orang luar sekolah yang menyewa tempat tersebut dengan biaya sewa sebesar 5.000 rupiah setiap harinya. Sebagian besar makanan yang dijual adalah makanan ringan, roti dan kue-kue basah. Selain itu, di sana juga dijual nasi campur. Sedangkan minuman yang dijual yaitu es teh dan minuman-minuman dalam kemasan dan botol.
21. Pertamanan Kerindangan, Kebersihan Sekolah dan Keamanan Sekolah
Pertamanan dan kerindangan sekolah dikelola dengan mengangkat tenaga 2 orang yang membersihkan seluruh halaman sekolah tiap hari tak terkecuali hari libur.
Untuk keamanan, SMP Negeri 2 Nusa Penida dijaga oleh 1 orang satpam. Yang bertugas untuk pengamanan fisik sekolah, pengamanan parkir, mengawasi tamu, guru dan siswa yang keluar masuk sekolah dan juga mengawasi siswa yang keluar sekolah saat jam pelajaran. Siswa diijinkan keluar sekolah apabila sudah membawa surat ijin dari guru piket dan melarang orang asing masuk ke sekolah karena orang asing cenderung mengganggu kegiatan siswa di sore hari dan merusak fasilitas sekolah.
22. Beberapa unsur fisik dan non-fisik sekolah lainnya yang memiliki makna yang cukup besar
1. Unsur-unsur fisik, antara lain :
Unsur fisik sekolah yang belum diungkapkan disini adalah Aula yang memberikan peran besar dalam PBM yang bermamfaat dan sumbangsih yang besar bagi kemajuan pendidikan di SMP Negeri 2 Nusa Penida.
– Parkir : SMP Negeri 2 Nusa Penida memiliki dua areal parkir yaitu parkir siswa yang terletak di sebelah timur dekat jalan sekolah dan parkir guru yang berada di dalam areal sekolah, sebelah selatan lapangan basket. Tetapi tempat parkir ini masih dirasa kurang mencukupi karena sering lapangan basket difungsikan sebagai tempat parkir, disebabkan oleh tidak tertampungnya seluruh sepeda motor oleh tempat parkir.
2. Unsur-unsur non-fisik
– Non fisik sekolah yang belum diungkapkan adalah adanya hubungan yang harmonis antara semua komponen , karena dengan keharmonisan maka akan tercipta hasil yang maksimal dalam mencapai PBM itu sendiri .
23. Dari temuan data ini maka dapat saya simpulkan adanya kesesuaian antara tuntutan standar pelayanan minimal sudah cukup sesuai dalam mendukung PBM itu sendiri.

Posted on August 22, 2010, in Kuliah_Ku. Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. mantab brw postingan de.., btw ede kenal aja Pak Nyoman Purna? atau Agus Mahendra Purnawarman? yen kenal idih alamat fb ne nah? tq.brw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: